Setiap kali mo ke nasr city lewat salah salim .st mata ini tak akan bisa lepas dr sebuah bangunan indah nan gagah. Bangunan yg bakal mencuri hati ini untuk segera bertandang ke sana. Aku wkt pertama kali ngliat bener-bener terkesima. Sebuah benteng yg gagah dg didalamnya nampak sebuah masjid yg sangat2 eksotik.
Kisah apa sebenernya dibalik benteng itu…
“The Citadel” orang banyak menyebutnya begitu. Benteng peninggalan panglima hebat Shalahudin Al Ayubi.
Taulah siapa salahudin al ayubi, sosok karismatik yg sangat terkenal dengan keberanian, kelembutan dan kesholehannya. Pernah liat The kingdom of heaven kan?? ya itu sih sedikit dr keindahan sifat shalahudin yg digambarkan hollywood, bagaimana seorang panglima perang yg hebat sangat menghindari pertumpahan darah.
Konon dlm sebuah riwayat pasukan shalahudin jauh lebih sedikit namun hanya menyertakan prajurit2 yg sholat berjamaah, selalu baca quran, tidak pernah meninggalkan sholat tahajud, dan yang kuat dalam amalan agama,karena kemenangan datangnya dari Allah, bukan dari kekuatan atau kelengkapan senjata dan pertolongan Allah datang karena kesempurnaan Iman dan Amal. Subhanallah…
Shalahudin datang ke cairo bersama tentara Syiria. Kedatangan shalahudin ke mesir atas permintaan khalifah terakhir dr dinasti fatimiyah, karna pada saat itu pasukan fatimiyah sedang mengalami kemunduran dan kekacauan untuk menghadapi perlawanan Shawer seorang menteri khalifah Fathimiyah yang menggabungkan diri dengan tentara Perancis.
Kemudian khalifah meminta bantuan kepada gubernur syiria dan diutuslah Asaduddin Sherkoh, seorang jenderal yang gagah berani, adalah komandan Angkatan Perang Syria yg juga diikuti keponakannya Sholahudin Al Ayubi. Tentara musuh berhasil dipukul mundur dari mesir.
Pada tanggal 8 Januari 1169 M Sherkoh diangkat oleh Khalifah Fathimiyah sebagai Menteri dan Panglima Angkatan Perang Mesir. Tetapi sayang, Sherkoh tidak ditakdirkan untuk lama menikmati hasil perjuangannya. Dua bulan setelah pengangkatannya itu, dia berpulang ke rahmatullah.
Sepeninggal Sherkoh, keponakannya Shalahuddin al-Ayyubi diangkat jadi perdana menteri mesir. Shalahudin sangat dicintai rakyatnya karna kesholehannya.
Shalahuddin membangun benteng yg sekarang dikenal dg “The Citadel ” untuk melindungi mesir dari pasukan salib . Benteng ini dibangun antara kota cairo dan fustat, membentang diatas bukit muqatam.Shalahudin membentengi seluruh kawasan ini sekitar tahun 1176 sebagai sebuah benteng pertahanan. Shalahudin memimpin selama 24 th tapi karna perang salib, beliau tinggal di mesir hanya 8 th. The Citadel ini seolah menjadi sebuah kota sendiri ( mandiri) dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan selama kira-kira 700 tahun.
Salah satu hal yg istimewa dr benteng ini adalah jika benteng ini di proyeksikan thd salah salim street maka proyeksi ini tepat jatuh diatas salah salim street membentuk semacam busur anak panah. Cuman aku sendiri blm merhatiin secara seksama secara jalan salah salim kan supeerrr ruameee.
Karna letak benteng ini yg dibangun diatas bukit muqatam maka dari sini kita bisa melihat seluruh penjuru kota cairo, bahkan Phyramid Giza pun keliatan.
Ini dia kota cairo dilihat dr dlm benteng, pucuk2 segitiga pyramid nampak euy..
Di dalam benteng ini sendiri terdapat Mesjid Al-Marmari yg dipenuhi oleh marmer dan granit, kini dikenal dg Masjid Muhammad Ali yg dibangun ala Turki Otsmani dg kubahnya yg indah menjulang 52 meter ke angkasa dan dua puncak menara dg ketinggian lebih dari 84 meter. Mesjid ini dibangun jauh setelah masa pemerintahan shalahudin berakhir.
Selain Masjid Muhammad ali di dalam benteng saat ini juga terdapat dua museum, yaitu Museum Permata (Qashrul Jawharah) yang berisi perhiasan raja-raja Mesir, diantaranya singgasana Raja Farouk, dan Museum Polisi (Mathaf As-Syurthah) yang terdiri dari 6 bagian (diantaranya ruangan yang memamerkan senjata-senjata yang pernah dipakai polisi Mesir sepanjang sejarahnya, ruangan dokumen-dokumen penting semenjak masa pemerintahan Muhammad Ali Pasha hingga kini, dan ruangan-ruangan lainnya.
Ini dia “The Citadel”
diambil dari salah salim st. dg taruhan main petak umpet sama pak polisi, abis gag boleeeh tp maksa
Klo ini gerbang pemeriksaan menuju benteng, bahkan saat ambil foto inipun msh diteriakin ama pak pol dan teteup…maksaaaa
Ini jalan ke arah benteng, rizqi nampang sejenak. Klo dek baim susah bgt di poto, waktu itu br satu th lg seneng2nya baru belajar jalan, jadi kemana2 gag mau diem. Foto2 ini diambil bln jan pas musim dingin, sekalipun yg nampak terang benderang pdhl udara lg duingiiiin bgttttt.
Lobang2 yg nampak itu adalah tempat untuk pasukan pemanah
Insya Allah berikutnya ttg ” Masjid Muhammad Ali” heheh klo mood aku lg oke en ada waktu
Selamat menikmati, jangan lupa ngobrol-ngobrol, dah tersedia kaaaan di kolom coment hehheh…jgn main ngacir aja yaaaa.
Sumber:
- Cerita dr ustd Aep Saepullah mahasiswa S2 azhar-cairo
- Buku Cairo The Family Guide, Lesley Labadi
- Islamic Cairo, Egypt Pocket Guide, Alberto Siliotti












panglimanya yang baju biru yach……..?
heheh klo yg baju biru….panglimanya madamme rudi
Subhaanallaah, bentengnya luas banget ya?
wah…pengeenn jeng…Asyik tuh si Adek dipotona keren banget…Salam dari Indonesia jeng. Jangan lupa pulang ke Indonesia…he..he..he..
kapaaaan ya kesana slam kenal http://www.hamsin.wordpress.com
wah, cerita2 selama di mesirnya sangat menarik.
palagi yang insiden di taksi.
berarti harus hati22 banget ya disana. saya mau ke sana awal bulan juli ini, mau tau lebih banyak lagi tentang kehidupan nyata di sana?
bun. yang baju biru di sering-sering diajak ke tempat bersejarah n diceritain cerita-cerita kepahlawanan. insyaAllah jadi penerus Shalahuddin.
shalahuddin dididik ayahnya seperti itu. dari kecil selalu diteladankan dan diceritakan ttg kepahlawanan. bahkan dari kecil sudah ikut pamannya dalam aksi-aksi perjuangan dan penumpasan pemberontakan.
beliau sangat dikagumi teman dan bahkan lawan, karena menampilkan karakter islami yang tidak setengah-setengah. saat raja richard, musuhnya, sakit..dia tidak segan-segan mengirim dokter istana untuk mengobati musuhnya itu.
Subhanallah.
Shalahuddin Al Ayyubi dari Syria ?
Wah perlu banyak baca buku sejarah lagi nih
bu… klo pulang… ajakin gw ya… oce…. hiks…hiks…
pengen ke mesir sih tapi….
Umi bagus banget foto mesjid yg di ambil dr jalan Salah Salim…..keren !!!………
baguss…
wuihhhh… kapan ya bisa kesana (lagi)…
kapan ya kesana… (lagi)
speechless
*yg penting avatar gue menuh2in kolom komentarnya ventin*
kwereeennn….,
jadi pengen kesana suatu hari
tapi oleh olehnya mana ya??
indah banget
kapan ya bisa ke sana ?
beghh….uenak,…dong….
salam ama orang2 mesir yak..
Sungguh sebuah negeri yang indah dan kaya sejarah. Sayangnya saya belum sempat menginjakkan kaki di negeri ini. Thanks untuk infonya yang sangat berharga.
Kita sekarang butuh panglima2 baru
yang soleh, cerdas dan tangguh
soriiii bgt nge-responnya di-rapel…
@ Arif : iya luas bgt
@ Iis : pastina ga bakal lupa pulang indo dwong mba hehe
@ hamsin : lam kenal jg…
@ Ririn : waa mo ke mesir??? moga lancar smuanya yaa
@ Arifrahman : iya rif, emang sering ku bw jln2 k t4 yg ada kaitannya ama peradaban islam….biar bisa belajar sama2
@ Kakanda :
@Masenchipz : ajak2…akomodasi tanggung ndiriiiiii
@ om Zul : kenapa om???
@ Ym Yulianto : iya tp ngambilnya yg repooot bgt
@ Wenny :
@Bangpay : kapan bang???
@ Menik : emang nih tukang rusuh
@ R’ Kurniawan : hayooo ke sini aja
@ Realylife : kapan doong
@ Okta sihotang : waa bikin repot niyyy, cape nyampeinnya
@Om Rafki : moga ada kesempatan ya om suatu saat
@ Achoey : achoey dah memenuhi tuh
Pemandangannya indah2, tapi paling indah memandang yg baju ijo
[...] 30, 2008 by myseventeen postingan ini kelanjutan dr yang ini, silakan ditengok kalo belum [...]
Kapan ya aku kesana, bukan diteriakin tpi ditarik tanganku ma pol krna gak nggubris teriakannya hihih
ati2 mba ama pak polnya gualaakkk